Kamis, 28 April 2016

CINTA LAUTAN ASIN



CINTA LAUTAN ASIN

Tanjung  karang lautan asin Menitip salam pada ombak gemulai di lautan
Biarlah  Ombak menyapa dan melambai membagi waktu
Mataku terlihat sayu menatap ruang udara, dia datang dan pergi dari dibibir pantai dengan butiran kerdil
Aku bersaksi  ombakpun tak sanggup membersihkan lautan yang ternodai
Begitupun cinta tak akan suci lagi oleh hasrat untuk bercumbu tanpa kemaluan

Jangan biarkan nafsu menghapus  dayamu
Sebab engaku akan tegiring oleh ganasnya kata cinta yang mengajakmu untuk beradu mesra
Jangan izinkan setiap kata merasuk membasahi bibir manis pada tatapan
Sebab semua akan Tenggelam dalam lautan yg sedang bernyayi manis tertarik kulit kering  dan basah


Aku bersaksi cintapun tak lagi suci murni terhempa Arus ombak  yang kaku
Menelanjangi  diri  merangsang setiap bagian yang tejaga
Lautan tak asin lagi, terasa hampa terasa kematian
Hingga zaman tak sanggup lagi membentangkan cinta di lautan
Janganlah ucapkan kata cinta dalam bayang dunia yg penuh kenikmatan
Sebab dunia Tak peduli semua yang rusak, melarat,  tersakiti dan yg ternodai
Maka kembalilah melihat lautan yang tetap asin  dan  pasir yang tetap putih bersih
Yang  terjaga walau takdir mendekatkan  membekas pada pasir yg terhempas ombak
Lalu zaman akan tersenyum melihat kemesrahan cinta di antara mereka
 Dan generasi para pecinta abadi dalam sajak cinta tanjung karang lautan asin
                                                                                                 

                                                                                                                                                                                                    MAKASSAR,   26 April 2016
                                                                                             MUH.QADRI


SHOLAWAT RINDU


Syair harmoni dari sebuah gejolak kata
Menusuk jasad yang kaku,mengadu nafsu panas api rindu
Air ludahku telah kering bersholawat dengan  sajak-sajak rindu yang memuncak
Onani  dengan imajinasi sering aku lakukan
Kini aku rasakan beradu hasrat dengan bantal guling mencipta pesakitan di ruang rasa

Waktupun tak memberi janji palsu, akan sebuah rasa yang menansi pasti
Tetapi kini Sholawat rinduku masih tetap mengeluarkan butiran indah kataku
Bagaikan mata rantai yang takkan pernah putus di hempas tangisan dan rintihan di arus zaman yang kaku

Karena sholawat rinduku tercipta dari rasa murni pada tatapan mesrah lingkaran bola matamu
Akhirnya ku tahu rinduku abadi tak usah menanti
Sebab kataku telah berada pada tempat yang pasti
Kuasa abadi Pencipta rasa dan rindu....


                                                                          Makassar 16 April 2016
                                                                          Qadri L Nasurung




PENDIDIKAN DUSTA





Sejarah mencatat sebuah gejolak ilmu
Menitih langkah di ruang fikir berjumpa dengan pemikir
Memulai tanya akan dunia yang tercipta, di daratan luas, lautan biru dan daratan hampa
Ku coba bertanya pada pendahulu, pemikir, pendidik dan pembawa risalah
Tetapi tanyaku tak habis di ujung lidah

Lalu apa yang ku harapkan akan kini yang terberangus
Oleh sepetak ruang kelas yang menjepit lidah, tumpukan buku bersih rapi berbau kedustaan
Pengusa telah berdosa pada zaman yang cerah
Dimana tak ada dompet tebal untuk bertanya
Tak ada ruang mewah ber-AC  yang menggoda hasrat untuk lupa
Sebab kini sekolahku hanya hiburan waktu senggang
Tempat penguasa merajam mebagi lupa
Sekolahku kini hanya ruang keuntungan, menawarkan kekayaan membagi kemewahan di ruang  dusta

Dan akhirnya ijazahku akan menjadi pemanis bibir untuk rumah
Dan sejarah mendidik dan dididik akan mati membawa tangisan kemurkahan.....

                                                                                                        Makassar 20 April 2016
                                                                                                        Qadri L Nasurung




Minggu, 17 April 2016

Sebuah Tetesan..!!!

Sering sekali dalam suatu hal nalar manusia berusaha memvisualisasikan hal yg bentuk atau subtansinya tidak perna ada dalam hidup, termasuk sesuatu hal yg gaib manusia akan selalu berusaha untuk mencari bentuk visualnya, itu merupakan sebuah bukti bahwa adanya alam Imaji yg dapat berinteraksi dengan respon yg di sampaikan oleh setiap gerak atau reaksi yg terjadi di dunia. dunia adalah sebuah System yg teratur (harmonis) yg saling terintegrasi satu dan yg lainnya, sehingga sy berpendapat bahwa dunia akan punah( kiamat besar) datang kepada peradaban manusia ketika manusia mulai tidak bijak memandang dan memahami dunia beserta isinya dengan cara melakukan tindakan ekspoliosi terhadap setiap sektor-sektor penyeimbang seperi Manusia itu sendiri,binatang , tumbuhan, tanah dan segala hal yg mendiami bumi baik yg nampak secara visual atau yg gaib, sehingga sebaikknya kita sebagai manusia yg secara literal telah dijelaskan sebagai khalifah di bumi yg tentunya memiliki makna yg sangat luas termasuk di pundak manusialah kunci kehidupan dunia dan seisinya berharap, sehigga kita harus melaksanakan segala kewajiban dan tanggung jawab sebagai manusia tersebut dengan selalu menjaga hubungan hidup baik secara vertikal (Ke- Tuahanan) dan horizontal (manusai dan alam) sesuai denga pengalamatan tersebut yg terpatri pada diri manusia...":"

 " Wisdom would be better with awareness and the real ection"

CITA PERGERAKANKU

Kelahiranmu seakan merangsang gejolak cinta di negerimu
Lahir dari lisan yang memanas kala  itu, yang beradu di bibir pesakitan  kuasa
Kini sejarahmu terukir jelas pada nafas generasimu
Yang menjadi pelanjut kisah dan gejolak amarah biru kuning yang abadi
Lalu zaman menitip salam kepada usiamu, masih ingatkah engkau janji pada perisaimu
Yang telah di cipta dari perang dan badai

Pinjam semangat Sembilan bintang yang melekat pada nilai-nilai abdi leluhurmu
Dan coba jadikan laut dan langit tetap biru dengan persembahan tulus pada pencipta matahari
Yang telah mencipta warna kuning pada senja harapan
Agar wargamu kuat melangkah
 akan dalamnya lautan,  tingginya cita-cita langit untuk menatap panas matahari
agar selalu mengawali cita dengan berdzikir, berfikir lalu berama sholeh

ketika kata dan semua itu  usai pantulkan jasadmu kedaratan hampa
agar engkau tahu waktumu telah tiba dan mulailah berkata
tangan terkepal dan maju kemuka
jayalah PMII
Salam pergerakan….

                                                                            Untuk HARLAH PMII ke-56
                                                                             Makassar 16 April 2016
                                                                             MUH.QADRI

TANAH RAHIMKU LUWU




Pernah aku mendengar negeri yang kaya beradab penuh belantara kata
Tanah luwu bumi sawerigading
Sebuh sejarah kuno yang terderus zaman kuasa
Anak bumi pertiwimu berkata dimana bukti adabmu
Wija to luwumu berkata dimana spirit perjuanganmu

Kini kami menangis melihat tanah rahim kami
Apakah  tergiringnya mitos masa lalu yang kini terikat misi kuasa
Tabe datuk-datukku, inikah toddopuli tammalara
Inikah wanua mappatuo naewai alena
Inikah messakada di patuo sengakada di pomate
Kini bagaikan kata tanpa makna, tanpa rasa, tanpa ragu

Tabe , kembalikan spirit sawerigading, datuk pattimang dan apunnaware
Kembalikan niat tulus mereka
Ataukah, mereka juga menangis melihat tanah rahimnya, tersudut, tercekik, durhakanya zaman

Jangan biarkan zaman membunuh memori masa lalu
Jangan biarkan penguasa membangun lupa masa lalu
Sebab, jika datang waktunya anak tanahmu meratap sesal
Tak tahu rahim, mati membawa peradaban kaku

Mungkin ini hanyalah angan dari aliran darah yang ingin mengembalikan kemurniannya
Yang akan menjadi pemanis bibir generasimu di masa depan
Generasi kaku....!!!!
                                                                          Makassar 28 februari 2016
                                                                                    MUH.QADRI

Sebuah nafas

menyebarkan faham atau pendapat yg lemah secara sumber kebenarannya, menyalahkan terhadap sebuah tindakan, tradisi, dan kebudayaan yg sebenarnya landasan untuk menyalahkannya sangat lemah hanya mengutip potongan ayat suci dan pendapat yg mereka katakan Ulama yg tidak mempunyai kapasitas mempuni, tidak memeiliki silsilah tradisi keilmuan Islam yg jelas sehingga setiap fatwa-fatwanya seperti kekeliruan dalam memahami sebuah tradisi dan perbedaan bermazhab, sehingga pemahaman tersebut menghantam kebudayaan suatu bangsa atau daerah sangat mengancam kebinekaan khusussnya di Indonesia, berita atau ajaran tersebut ketika di sampaikan kehalayak umum merupakan pembohongan atau pembodohan Publik...!!!
kita mengenal Tradisi bermazhab, setiap mazhab memiliki pandangan yg berbeda terhadap suatu hukum (fiqh) termasuk sebuah tradisi bagaimana menempatkan tradisi di tempat yg semestinya, makanya tidak ada Kleim kebenaran terhadap sebuah ajaran Islam, apalagi meyakini sebuah keyakinan agama yg tidak jelas sumber kebenarannya dan apa lagi ketika pendapat tersebut bersumber dari seseorang pengajar Islam yg sangat kontroversi terhadap setiap fatwa-fatwanya yg kaku yg cenderung berakibat pada penghancuran ajaran-ajaran Islam yg suci, pengkafiran suatu faham atau golongan di luar dari ajaran mereka, tuduhan bid'ah, takhayyul, Khurafat terhadap sebuah Ibadah yg telah di jalankan oleh Para ulama Salaf sejak beberapa tahun yg lalu,
Islam itu tidak kaku, pemahaman akan ajaran Islam sangat dinamis, menjawab setiap tantangan Zaman..
Bukan menghapuskan Tradisi, tetapi Mengislamkan Tradisi...
pada gamabar tersebut merupakan sebuah propaganda dari ajaran tertentu yg anti terhadap ajaran Islam Nusantara, yg ramah, toleran dan harmonis dalam bingakai 4 pilar bengbangsa dan bernegara...
salam Pluralisme...!!