Sabtu, 02 April 2016

TERM OF REFERENCE (TOR)

TERM OF REFERENCE (TOR) PELATIHAN KARYA TULIS ILMIAH
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR


I.                   LANDASAN PEMIKIRAN
Misi bangsa Indonesia antara lain menetapkan bahwa sistem dan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan bermutu guna memperteguh akhlak mulia, kreatif, inovatif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, berdisiplin dan bertanggung Jawab, berteknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia. Pengembangan kompetensi Mahasiswa adalah kegiatan dalam rangka pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan utuk peningkatan mutu bagi proses belajar dan profesionalisme  maupun dalam rangka menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pendidikan dan kebudayaan. Adapun kegiatan pengembangan kompetensi yang dimaksud adalah: 1). Mampu membuat karya tulis/karya ilmiah  , 2) menemukan metode dalam melakukan penulisan Ilmiah, 3). menciptakan karya tulis ilmiah, dan mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum (Depdiknas, 2001: 1-2). Maka menulis karya ilmiah merupakan syarat mutlak bagi Mahasiswa dalam dunia kampus demi bekal mereka dalam dunia penulisan  dan seiring dengan kemajuan zaman dan tuntutan di dunia pendidikan untuk tampil ke depan. Maka, dituntut kita dalam meningkatkan bibit Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki rasa keintelektualan, kreativitas, inovatif dan berakhlak mulia yang cukup berpotensi. Sehingga, dapat menggunakan keilmuannya dalam kehidupan masyarakat. Untuk memenuhi tuntutan ini maka mahasiswa harus membekali dirinya dengan ilmu-ilmu yang dibutuhkan dalam kehidupan kampus. hal itu dimungkinkan dengan diberinya kebebasan beraktivitas dan berkreatifitas selama batas-batas wajar tertentu.
Mahasiswa dituntut untuk belajar banyak, bukan hanya dari bangku perkuliahan saja tetapi ia juga harus mencarinya dalam kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler atau di luar bangku kuliah. Maka dari itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas  Psikologi Universitas Indonesia Timur Makassar bermaksud mengadakan kegiatan  “Pelatihan Karya Tulis Ilmiah” dengan Tema “Sukses dalam keratifitas cerdas dalam penulisan”
                                                      II.          TUJUAN
·         Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
·         Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
·         Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
·         Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
·         Melatih keterampilan dasar untuk melakukan penelitian.

                                                   III.          MANFAAT
  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya
.IV. TARGET PESERTA
·         Mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Timur Makassar yang masih aktif.

                                                   IV.  NAMA KEGIATAN



NAMA KEGIATAN
Nama kegiatan : “Pelatihan karya tulis ilmiah”
Hari / tanggal   : sabtu / 25 april 2015
Pukul               : 09.00-19.00
Tempat             :  Aula kampus III UIT , Lt.4

Pemateri 1         :
 (Diharapkan komposisi materi terdiri dari 70%  sebagai tahap awal/pengantar memberikan pemahaman tentang bagaimana penulisan karya ilmiah tersebut dilihat pemateri merupakan ahli di bidang penulisan dan kajian kebahasaan  dan 30% berbagi pengalaman sebagai seorang professional yang bergelut di bidang penulisan )
Pemateri 2                                :
Pemateri 3                    :

  

                                   V.           BENTUK KEGIATAN
Bentuk kegiatan ini adalah pelatihan setengah hari dengan system diskusi yang di bawakan oleh pemateri yang berkompeten dibidangnya.

                                VI.          DESKRIPSI ACARA
Acara bertajuk pelatihan penulisan karya tulis ilmiah yang akan diselenggarakan pada tanggal 25 april 2015 ini merupakan program pokok Badan Eksekutif Mahasiswa Psikologi UIT  dan kepanitiaannya merupakan Mahasiswa Psikologi UIT .




                                 VII.          RUNDOWN ACARA
No
Pukul
Durasi
Nama Acara
Deskripisi
PJ
keterangan










1.
09.00-09.30
30 menit
Pembukaan
 Ceremony
MC







09.30
09.33
3 menit
Pembacaan Do’a

MC


09.3309.40
7 menit
Menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIT
Dipimpin pemandu
Pemandu + MC
MC membimbing untuk para peserta dan pemateri  berdiri.

6
09.40-10.00
5 menit
5 menit
10 menit
Sambutan
Ketua panitia
Ketua BEM
Dekan

Dekan Fakultas Psikologi UIT sekaligus membuka acara seminar secara resmi.




8
10.00.10.05
5 menit
Pengenalan moderator dan Penyerahan acara ke moderator
MC mengenalkan moderator dengan membacakan biodata dan cv secara singkat dan mc menyerahkan acara ke moderator.
MC + Moderator
Moderator langsung menempati posisi.

10.05-18.00
240 Menit

Para pemateri langsung melakukan presentasi sesuai urutan :
Pemateri 1
Pemateri 2
Pemateri 3
Moderator+Pemateri 1,2,3
Masing-masing pemateri diberikan waktu presentasi 2 Jam dengan tema yang telah ditentukan.
10
18.00-18.30
30 menit
Tanya jawab
Tanya jawab dipandu oleh moderator.
Moderator+Pemateri 1,2,3
Pertanyaan dibatasi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
11
18.30-18.45
15Menit
Pembacaan kesimpulan
Moderator membacakan kesimpulan dari keseluruhan materi yang diberikan. Kemudian moderator menyerahkan acara kepada MC.
Moderator

12
18.45-18.50
5 menit
foto bersama + penyerahan cidera mata
MC memandu penyerahan cindera mata yang dilakukan oleh ketua panitia dan ketua BEM kemudian dilakukan sesi foto bersama.
MC+Acara
Pemateri + moderator  meninggalkan panggung.





14
18.50-18.55
5 menit
Penutup, Membacakan Hamdalah/puji syukur
MC menutup acara dengan penuh syukur
MC














            VIII.          PENUTUP
Demikian TOR (Term of Reference) ini kami buat untuk mempermudah dalam visualisasi dan detail acara. Semoga TOR ini dapat mempermudah dan bermanfaat

.


Minggu, 01 Februari 2015

Candu dogma akan AKU













bayang gerakan yang merasuk ke ide
berputar dalam hitam dan putih kehidupan
bertebaran di gerak-gerak mendasar akan keyakinan
melampaui batas-batas rasio, naluri Sang Insan sempurna
Sering nampak dimana berhantaman dengan lokalitas diri

terjebak dalam lingkar candu dogma akan AKU
ini merupakan bukti bahwa tahu itu bukan AKU
kehendak buta akan Ide tanpa benturan real
berbagi tahu dalam ruang-ruang yang sarat akan Dogma
AKU kini tidak murni lagi karena ada hasrat ingin menjadi AKU

Kritik diri dan gerak itu perlu sebagai yang memiliki Akal
bukan berarti tidak percaya dengan yang Mutlak
tetapi sangat dekat dengan jarak yang lebih jauh dari AKU
bagaikan bernafsu dengan diri sendiri kalah itu
maka bukan ingin sebagai AKU tetapi hanya bertanya tentang gerak yang luar itu
niat hanya melindungi pijakan dimana berada, hidup dan meyembah
walau berbeda tetapi tidak akan tersentuh oleh sentakan keras
karena yakin rasa damai akan ruang yang beradab ini punya sumber yang tercipta
itulah bukti keyakinan, bahwa hitam-putih itu bisa berada dimana saja tanpa menyapa tuannya.."

                                                                                                                               Makassar, at FKBS
                                                                                                                                  MUH.QHADRI
                                                                                                                                 2 Februari 2015

Jumat, 04 Juli 2014

Hidup Dalam Ide

Disinilah dimana kata itu mulai terukir oleh sepercak harapan
Dari dunia yang tak nyata dalam fikir, tetapi dapat teralitaskan
Dengan tingginya daya Rasional yang meruntuhkan daya mejis
Akankah diri ini dapat terbanding oleh dua pandangan yang tak pasti

Akankah dengan tingginya angan untuknya
Terdapat jalan berfikir yang tersampaikan oleh pikir dan lisan kepadanya
Atau hanya sekedar usaha yang tak tertebak oleh waktu dan zaman
Besarpun dengan jiwa juang bersatu dalam diri yang abstrak

Betapa misteri itu semakin nyata, dengan kata tau yang semakin besar
Terkadang berfikirpun berkata lelah ketika terlihat dengan hayalan tanpa harapan
Pada akhirnya akan terbukti adu argumen itu
Pada satu masa dimana hanya ada pandangan yang objektive

Apakah itu bukan kata mustahil untuk berkata
Ataukah dengan itu maka terbukalah dunia dalam dunia
Yang terbukti dengan persepsi dan kognisi
Maka inilah nyata dalam perdiskusian bahwa hanya tau jalan dan kata ideal untuk hidup.

Sekedar Terucap

Dialah hidup yg tak tertebak

Terkadang dengan kata atau aksi

Tetapi hidup takkan nampak

Hidup rahasia dari yang rahasia




Tertebakpun takkan merubah pandangan

Dunia yang terus tergambarkan dengan detak jam

Bahkan itupun tak jelas hanya dalam fisik

Walau terkadang penuh dengan pertanyaan tentang hidup


Akan tetapi telah termakna dalam kata berfikir

Walau kelemahanpun terberikan untuknya

Tetapi DIA katakan itulah kelebihan

Untuk kita dalam hidup dengan jiwa



Takkan ada yang dapat berdalih

Dari kata yg telah terikat dengan hidup

Karena dengan ucapan dan untaian ayat yang mengikat

Kata kunci yg sering terdengar



Terkadang sulit dalam realitas

Inilah kata sulit yang menjatuhkan harapan segala tentang itu

Maka hidup akan terjaminkan hanya dengan kata yakin

Yakin dengan rahasia hidup dari yang merahasiakan...

Hari Lahir Dengan Harapan Besar

ini adalah malam dimana ketika teriakan pertama itu terdengar
menandakan bahwa sosok bocah mungil itu telah menampakkan sosoknya
di hari itu juga Nampak lembutnya kulit suci yang baru saja tersentuh oleh udarah manusia
sosoknya yang takkan dapat tertebakkan oleh keilmuan apapun, karena ia bersumber dari jiwa Ilahiyah

maka kabar berita itu tersebar kesanak kerabat yang telah mendahului
maka sosok bocah manusia itu menjadi sorotan di antara mereka
mengucapkan sepatah kata Do’a untuk sosok yang fitrah itu
hari itu adalah hari berbahagi untuk mereka yang telah lama dalam penantian

Kelahirannya dari sosok rahim Bidadari yang di penuhi akan cinta
Yang takkan bisa terukur dan terbandingkan dengan sesuautu jenis apapun
Dialah Bidadari setiap insan yang sering aku panggil dengan panggilan IBU”
Sosok bidadari yang salalu dirindukan atas kelembutan dan belaian tulusnya

Perjalanan hiduppun takkan tertebak oleh waktu
Barulah kemarin teriakkan itu terdengar kini bocah itu telah lebih jelas
Dia telah menampakkan tubuh yang takkan rapuh lagi tanpa sentukan lembut
maka langkahpun menjadi penentu akan dirinya yang masi dalam penentuan


dan dengan Hidup, belajar, berkarya dan berjuang
setiap tapakan kakinya teguh dengan semangat pendirian
kesabaranpun takkan terlupa hidup dalam realitas
yang akan sempurna dengan iringan Do’a harapan kepada Sang pemilik Jiwa

maka hari ini pulalah tertuliskan harapan dan Do’a terbaik itu
dari mereka yang berharap Do’a kepada Asal yang tunggal
dalam harapan yang sama sebagai para insan penyembah
dengan keyakinan keras sumber dari  aksi segala aspek di dunia……..


                                                                                    Muh.Qadri
                                                                                    Makassar 24 April 2014

                                                                                    Milad ke 20 tahun

Maka Berkatalah Aku (Politik)

 Aku adalah sebuah system yang dimana banyak yang mendefinisikan aku, yaahh itulah aku POLITIK, Ketika kita tinjau dari berbagai defenisi dan  istilah Politik, Konsep politik lahir dalam pikiran (mind) manusia dan bersifat abstrak. Konsep digunakan dalam menyusun generalisasi abstrak mengenai beberapa phenomena, yang disebut sebagai teori. Berdasarkan pengertiannya, teori politik bisa diakatakan sebagai bahasan dan generalisasi dari phenomena yang bersifat politik.

Menurut Thomas P. Jenkin dalam The Study of Political Theory, (dari bahasa Yunani: politikos, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga negara, dari bahasa Inggris; politic (adj): bijaksana, beradab, berakal, yg dipikirkan ; polite (adj) : sopan, halus, beradab, sopan santun, terpilih, yg halus budi bahasanya ; policy (noun): kebijaksanaan, haluan negara , bahasa Jerman ; politisch : diplomatic, politic, calculating, designing, wise, clever, smart, prudent, intelligent , bahasa Russia ; politika : reasonable, prudent, wise, sensible, discreet, clever, deft, deliberate, considered, advised, measured, discerning, penetrating, shrewd, astute, perspicacious, calculating, prudent, tactical, forehanded, provident, bahasa Jepang,Seiji : polite, courteous, conscientious, close, diplomatic, politic), adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam negara.Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik.Politik adalah seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusional maupun nonkonstitusional.



     Dalam proses perkembanganku ketika orang yang awal pemberian nama untukku, dan hingga sekarang ini diantara mereka banyak yang menyalahkankun entah mengapa?? Taukah mereka tentang diriku , siapa diriku dan untuk apa aku ada di dunia ini, bahkan ada di antara mereka yang sok-sok ingin menjadi diriku bahwa inilah politik yang sebenarnya, suci, bersih dan jauh dari yang mereka katakana KORUPSI, maka aku bertanya bukankah aku ini adalah system yang dimana tidak ada seorangpun yang mengklaim tentang diriku karena sebenarnya mereka hanya dapat menilai dan mendefinisikanku,  sebenarnya  yang tau akan diriku hanyalah aku itu sendiri (Politik) dan seringkali membuat aku jengkel ialah ada diantara mereka yang saling menjatuhkan, menghancurkan bahkan sampai pada titik terburukpun yang mereka katakana itu karena aku, apakah mereka tidak tau bahwa diriku ini hanyalah sebuah alat dan tujuan bukan untuk Ambisi yang tak  berujung, maka berbahagilah mereka yang dapat menempatkan aku pada tempatnya, menggunakan aku sesuai dengan semestinya sesuai dengan hati suci mereka , itulah sebahagian manifestasi dari diriku karena aku bersumber dari yang suci (Tuhan) hati yang suci akan menghasilkan perbuatan yang suci dan sebaliknya, maka berhati-hatilah dalam memaknai aku karena pemaknaanmu tentang aku akan mengendalikan paradigmamu terhadap aku maka itulah yang membentuk sebuah perbuatan dalam sebuah sytem yang kalian katakana Politik.



Maka aku tidak heran ketika ada diantara mereka yang berkata dan menyuarakan tentang Aku lalu di bungkus  secantik mungkin dalam sebuah lembaga atau partai, untuk kepentingan mereka bukan untuk kesejatraan orang-orang yang mengiginkankan keadilanku (masyarakat) mensejatrahkan kelompok mereka lalu mengabaikan suara-suara belas kasih, sehingga mereka menyalahkan aku, bahwa akulah sumber dari segala kesensaraan mereka ,itu karena mereka tidak tau bahwa aku telah digunakan oleh sekelompok yang tidak bertanggung jawab  atas keputusan yang mereka buat membawa-bawa namaku (Politik) untuk memuluskan tujuan dan ambisi mereka, maka untuk kalian yang mengiginkan kesucianku tentukalah pilihanmu atas hidupmu kedepan, bukan malah akhirnya menyalahkan kesana-kemari, menyalahkan aku sebagai yang di tunggangi, maka tergantung pada siapa yang menunggangi, ketika penuggangnya Amanat, menjalankan sesuatu sesuai dengan semestinya untuk keadilan maka yakinlah penunggang dan yang di tunggangi akan menuju pada tujuan yang mereka harapkan, untuk semua masyarakat bukan sekelompok masyarakat,, dan kepada mereka yang bertuajuan untuk menunggangiku maka janganlah menjebakku menjadikan aku sebagai kambing hitam atas segala perbuatanmu. Maka berhati-hatilah ketika berbicara tentang Aku…..        

Penemuan Injil Barnabas (Isu atau Fakta)



Lagi buming-bumingnya penemuan kitab suci injil Barnabas asli di dataran turki, penemuan ini sangat mencengankan banyak pihak termasuk kalangan kristen khatolik roma di vatikan, ternyata injil tersebut telah ditemuka skitar 12 tahun lalu yaitu pada tahun 2000 tetapi pemerintah turki menutup-nutupi penemuan tersebut, karena perlu diteliti terlebi dahulu sebeleum dipublikasikan kebenarannya keseruh media, dari hasil penelitian terdapat fakta yang menceangkan yaitu bahwa Yesus tidak perna disalib bahwa yang disalib adalah Yudas salah satu pengikut nabi yang berkhianat dalam kitab ini pun juga menjelaskan kenabian Muhammad SAW sebagai nabi terakhir yang diutus Allah
Swt.

Dikubuh Vatikan sendiri meminta kepada pemerinta turki untuk memperbolehkan meneliti dan mengkaji kebenaran tersebut karena ketakutannya akan keresahan para pengikutnya.
menurut para pengamat bahwa berita ini ini akan mengakibatkan terjadinya hancurnya kreabilitas gereja dan akan menimbulkan dampak yang sangat luar biasa di seluruh penjuru dunia khususnya di dunia barat bahkan akan terjadi revolusi agama nasrani dan bahkan seluruh agama di dunia secara menyeluruh.sehingga pihak dari Vatikan sendiri telah menghimbau kepada para jemaatnya jangan cepat percaya atau terpancing sebelum pihak gereja meneliti dan menentukan sikapnya terhadap penemuan tersebut . isu ini rentan disalah gunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba sehingga diharapkan kepada setia ummat tidak mudah terprovokasi dengan tindakan-tindakan diluar batas kewajaran, karena kita tetap harus memegang toleransi kepada setiap pemeluk agama tidak ada paksaan dalam agama karena sesungguhnya kebenaran itu akan terungkap dengan sendirinya. jika ini benar maka segalapuji bagi Allah yang telah memberikan petunjuk kebenaran kepada seluruh ummat manusia khususnya kepada pengikut Isa, dan unrtuk petunjuk bagi seluruh ummat manusia . .